7 Pemicu Kegagalan Budidaya Ikan Lele Yang Harus Anda Antisipasi

7 Pemicu Kegagalan Budidaya Ikan Lele Yang Harus Anda Antisipasi – Usaha budidaya ikan lele bioflok sangat menggiurkan dan terus berkembang. Anda tidak boleh lengah, sebaiknya mendalami ilmunya dengan cara terus belajar agar hasil yang dicapai bisa sesuai dengan harapan Anda. Harus dilihat dari kedua sisi untung dan rugi, artinya siap ketika budidaya ikan patin memberikan manfaat, dan jika tidak siap juga jika gagal. Yang paling penting adalah selalu evaluasi mengapa keberhasilan dan mengapa itu bisa gagal.

Inilah Faktor Kegagalan Budidaya Ikan Lele yang Harus Anda Antisipasi:

1. Pengendalian Hama dan Penyakit. Hama dan penyakit dapat membentuk bakteri yang mengganggu kesehatan dan perkembangan ikan patin. Lakukan pengecekan pada tambak setiap hari pemberian makan agar jika ikan lele terserang hama dan penyakia t dapat dideteksi lebih cepat.

2. Ingin hasil cepat tanpa disertai persiapan yang memadai. Budidaya ikan lele membutuhkan persiapan yang baik dan cukup. Jangan terburu-buru untuk mendapatkan hasil yang banyak dan cepat dengan memberi makan sebanyak mungkin. Ini tepatnya berisiko untuk limbah. Atur manajemen pengelolaan peternakan lele Anda dari awal. Baik dalam kualitas maupun kuantitas pakan.

3. Pemberian tambahan makanan ini bahkan telah dibuat pokok asupan dengan membuat pakan sendiri dengan menggunakan bahan dasar belatung. Ini akan menjadi sangat membatu karena hampir 60% dari biaya produksi peternakan ikan lele dihabiskan untuk biaya pakan ikan lele.

4. Tidak melakukan filter lele besar dan kecil. Hal ini beresiko ikan lele yang lebih kecil untuk dimakan oleh yang lebih besar, karena lele adalah kanibal (makan sesama).

5. Tidak ada pengelolaan air. Yang paling mendasar dalam pengelolaan air adalah perubahan harian atau pengurangan air. Air yang dibuang hanya 2 hingga 3 cm yang didasarkan pada kolam untuk membuang makanan yang tidak dimakan oleh ikan lele dan kotoran yang menempel di kolam. Caranya sangat sederhana yaitu dengan menyediakan faucet atau pipa air yang bisa dibuka dan ditutup. Selain mengurangi angka kematian itu juga membuat kolam Anda tidak bau, ikan menjadi lebih sehat dan panen lebih cepat.

6. Sebagai pemula hingga awal ini menjadi tantangan tersendiri, dibutuhkan kesabaran dan ketekunan yang cukup. Apa pun itu, pengalaman pribadi budidaya ikan lele menjadi guru terbaik untuk Anda. Teruslah mencoba dan belajar untuk berhasil seperti yang Anda inginkan.

7. Dukungan tidak kalah penting dengan memberikan vitamin kepada ikan lele. Tujuan memberi vitamin yaitu untuk melindungi ikan agar tidak mudah sakit serta selalu sehat. Dan membantu pembesaran ikan sehingga mempercepat panen ikan, karena perkembangan ikan lele berjalan lebih cepat.

Bagi kami untuk mengetahui bersama bahwa biaya terbesar dalam pembiayaan ikan lele adalah biaya pakan !!!. Karena biaya pakan ikan patin merupakan faktor terbesar dalam produksi budidaya ikan lele.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Usaha Budidaya Ikan Air Tawar © 2018 Frontier Theme
%d bloggers like this: