Kelebihan Budidaya Lele dengan Metode Bioflok<span class="rating-result after_title mr-filter rating-result-103" >			<span class="no-rating-results-text">Belum ada Penilaian</span>		</span>

Kelebihan Budidaya Lele dengan Metode Bioflok

Teknik Budidaya Lele Terbaru Melalui Budidaya Ikan Lele Bioflok

Bagi Anda yang ingin beternak ikan, Anda bisa mencoba ternak lele yang peluang bisnisnya sangat menjanjikan. Pasalnya, ikan lele merupakan salah satu ikan yang memiliki banyak permintaan di pasaran. Selain itu, budidaya lele juga termasuk mudah untuk pemeliharaannya dan juga tidak membutuhkan modal yang lumayan besar.

Sementara itu, salah satu cara mudah ternak lele pemula bisa menggunakan teknik budidaya lele terbaru melalui teknik bioflok. Budidaya lele bioflok sendiri adalah metode budidaya ikan lele dengan bantuan mikroorganisme.

Mikroorganisme sendiri memiliki manfaat agar limbah berubah  menjadi gumpalan kecil  atau yang sering disebut sebagai flok yang kemudian dapat dijadikan sebagai makanan ikan lele.

Selanjutnya mikroorganisme tersebut dapat tumbuh dengan cara pemberian probiotik ke dalam kolam. Selanjutnya gunakan aerator sebagai alat pengaduk probiotik dan air yang ada di dalam kolam dan sebagai cadangan sumber oksigen.

Kelebihan Teknik Budidaya lele bioflok

Teknik Budidaya Lele Terbaru Melalui Budidaya Ikan Lele Bioflok

Meskipun terbilang metode baru dalam ternak lele, namun budidaya lele dengan bioflok memiliki banyak kelebihan, diantaranya yaitu:

1. Ternak lele yang  Praktis dengan Kolam dari Terpal

Salah satu kelebihan dari budidaya lele bioflok yaitu pembuatan kolamnya yang praktis hanya dengan menggunakan terpal dan perlengkapan lainnya. Cara budidaya ikan lele di terpal tersebut merupakan cara  yang efektif untuk menghemat biaya perawatan.

Selain itu, cara budidaya ikan lele kolam terpal bagi pemula jugasangat mudah. Anda cukup menyediakan beberapa bahan seperti semen, pasir, terpal, dan lainnya sebagai bahan pembuatan kolam untuk ternak lele.

2. Jumlah Bibit Lele yang Diisi Bisa Lebih Banyak

Keuntungan lain dari penggunaan metode bioflok untuk ternak lele yaitu jumlah lele yang diternak bisa lebih banyak dibandingkan ternak lele biasa.

Pasalnya, setiap kolam yang berukuran 1 meter dapat menampung bibit ikan lele hingga sebanyak seribu ekor. Sementara untuk ternak lele biasa hanya bisa menampung 100 bibit ikan lele saja. Jumlah hampir sepuluh kali lipat ketimbang ternak lele biasa.

Sehingga, ternak lele dengan teknik bioflok ini lebih praktis dan dapat menghemat jumlah kolam yang akan dibuat.

3. Kondisi PH Air Cenderung Lebih Stabil

Kelebihan lainnya dari budidaya ikan lele bioflok yaitu kondisi PH air yang bisa cenderung selalu stabil. Kondisi PH yang stabil yaitu antara PH 7 sampai PH 7,8.

4. Zat Amoniak Dalam Air Bisa Berkurang

Dengan menggunakan teknik bioflok yang menggunakan bantuan mikroorganisme sebagai pengurai limbah menjadi flok yang berprotein yang bisa dijadikan makanan bagi ikan. Selain itu, Amoniak atau NH3 pun bisa berkurang dan menjadi sangat kecil.

5. Penggantian Air Tidak Membutuhkan Waktu yang Lama

Kelebihan lain yang bisa Anda dapat ketika memelihara ikan lele dengan teknik bioflok yaitu Anda tidak harus melakukan penggantian air sesering mungkin.

Pasalnya, dengan menggunakan metode bioflok bisa dipastikan kondisi air bisa terus terjaga dalam waktu yang lumayan lebih lama.

6. Limbah dan Kotoran Bisa Dijadikan Makanan Ikan

Selain beberapa kelebihan di atas, kelebihan lainnya dari budidaya ikan lele dengan metode bioflok yaitu dapat menghemat biaya untuk pakan ikan lele.

Pasalnya, limbah atau kotoran yang ada dalam kolam dapat diubah atau diurai oleh mikroorganisme menjadi gumpalan kecil yang mengandung protein yang dapat dijadikan sebagai makanan ikan lele.

Sementara, mikroorganisme yang terdapat di dalam kolam dapat tumbuh dari zat probiotik yang telah diisikan ke dalam kolam sebelum penebaran bibit ikan.

7. Kondisi Kolam Cenderung Lebih Bersih

Karena terjadinya penguraian pada limbah atau sisa makanan ikan yang ada dalam kolam, maka limbah kolam tersebut berubah menjadi makanan ikan. Sehingga kondisi kolam cenderung selalu lebih bersih dan ramah lingkungan.

Nah, itulah beberapa kelebihan budidaya lele dengan menggunakan metode bioflok yang bisa zerbejewelers.com bagikan. Mulai dari pembuatan kolam ternak lele yang praktis hingga kondisi kolam yang cenderung bisa selalu bersih akibat limbah kolam dan sisa makanan yang dapat diubah menjadi makanan ikan. Selain itu, metode ternak lele bioflok ini juga cukup mudah untuk diterapkan terutama bagi Anda yang masih pemula.

Jangan Lupa di Share ya!

Bantu kami menjadi lebih baik lagi.. silahkan beri rating:

Tinggalkan Balasan

Close Menu