Ini Dia Cara Memasarkan Hasil Panen Ikan Lele

Ini Dia Cara Memasarkan Hasil Panen Ikan Lele

Menggiurkannya Hasil Panen Ikan Lele

Bisa dikatakan, budidaya lele adalah bisnis yang potensial serta menguntungkan untuk dijalani. Bisnis ini tergolong mudah dilakukan karena lele adalah ikan yang mudah dirawat dan tidak rewel. Apalagi, saat melihat hasil panen ikan lele yang begitu melimpah ruah. Biasanya, hal yang sering dicemaskan adalah perintis bisnis ini adalah pemasaran ikan lele. Padahal, ada berbagai cara yang dapat dilakukan untuk memasarkannya.

Jenis Ikan Lele yang Sering Di Jual

Dari begitu banyaknya ikan lele, ada beberapa jenis ikan lele super yang sering di jual, antara lain:

1. Ikan Lele Sangkuriang

Ikan lele sangkuriang bisa dibilang ikan lele varietas unggulan dari lele dumbo. Ikan ini dihasilkan dari persilangan antara betina dumbo tipe F2 dengan jantan dumbo F6 hingga menghasilkan spesies jantan F2-6. Selanjutnya, spesies jantan F2-6 ini dikawinkan dengan betina F2 yang nantinya menghasilkan lele sangkuriang. Ikan lele sangkuriang memiliki berbagai kelebihan seperti masa panennya yang lebih cepat, mampu bertelur dengan daya tetes lebih tinggi, lebih tahan penyakit, dan memiliki kualitas daging yang lebih unggul.

2. Ikan Lele Phyton

Ikan lele phyton adalah ikan yang dihasilkan dengan mengawinkan ikan lele betina dari Thailand dengan ikan lele dumbo F6. Hasil perkawinan tersebut akan menghasilkan ikan lele dengan ciri, warna, hingga bentuk kepala seperti ular phyton. Ciri-ciri ikan lele phyton yaitu punuk yang ada di belakang kepala, ekor berbentuk bulat, dan kumis yang lebih panjang dibandingkan dengan ikan lele dumbo pada umumnya. Ikan ini memiliki waktu pertumbuhan yang lebih cepat dan tingkat hidup yang tinggi, juga tahan terhadap berbagai serangan penyakit.

3. Ikan Lele Masamu

Ikan lele masamu memiliki bentuk tubuh yang berbeda dibandingkan ikan lele dumbo, sangkuriang, dan phyton. Ikan ini memiliki bentuk kepala lebih lonjong, hampir menyerupai model lama dari sepatu pantofel. Lele masamu memiliki sirip (pati) yang lebih tajam. Untuk badannya sendiri lebih panjang dan berwarna hitam. Ikan ini juga mampu menghasilkan warna putih atau abu-abu di badannya jika sedang stres.

Tips Menjual Hasil Budidaya Ikan Lele

Berikut beberapa cara yang dapat Anda lakukan untuk memasarkan ikan lele, antara lain:

1. Menjadi supplier pasar

Lele bukan hanya di jual oleh pedagang kaki lima, namun pedagang pasar pun juga menjual ikan jenis ini. Anda dapat menjadi supplier pedagang pasar dengan menawarkan harga yang terjangkau,

2. Produsen makanan dengan bahan lele

Beberapa waktu belakangan ini, banyak makanan yang berasal dari ikan lele, kemudian diolah menjadi makanan yang kekinian. Anda dapat menemukan produsen makanan ini dan menawarkan diri menjadi supplier ikan mereka,

3. Melakukan kerjasama dengan pengepul

Cara lain memasarkan ikan ini adalah menjalin kerjasama dengan para pengepul. Sayangnya, biasanya harga yang diberikan lebih murah dibandingkan dengan Anda menjadi supplier di pedagang pasar atau di produsen makanan,

4. Menjual ke warung

Anda bisa melihat di sekitar rumah Anda, apakah terdapat warung yang menjual sajian lele di sana. Tawarkan lele dari tempat Anda dengan harga yang lebih terjangkau, selain itu berikan promosi khusus seperti promo antar hingga tujuan tertentu,

5. Bekerjasama dengan supermarket

Jangan salah, pasar ikan lele ini begitu luas bahkan digemari seluruh kalangan, jadi bukan tidak mungkin bila Anda akan menjadi supplier ikan di supermarket.

Jadi, masih ragu untuk memulai usaha yang menggiurkan ini? Anda bisa mencoba melakukan budidaya terlebih dahulu sembari mencari pasar untuk menjual hasil panen ikan lele.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *